Kudapan sehat Boleh Saja

Kudapan sehat Boleh Saja

Selamat malam sahabat blogger.

Sukakah sahabat dengan “Mengudap” ? Memakan cemilan atau kudapan sebagai alasan untuk menanti jam makan, sebagai teman aktifitas, atau iseng tentu saja diperkenankan.

Apapun alasan dari mengudap, asalkan makanan kudapan itu enak dan sehat tak masalah.

Yang sering dikhawatirkan dari kegiatan mengudap adalah tidak seimbangnya asupan  dengan kebutuhan kalori kita. Kebutuhan kalori setiap orang tentu saja berbeda-beda. Tergantung pada jenis kelamin, usia, tinggi dan berat badan. Rata-rata kebutuhan kalori harian kita adalah 1.800 kalori. Kita dapat memecahnya menjadi 400-500 kalori per makan utama. Sisanya kira-kira 150-200 kalori untuk dua kali makan makanan selingan.

Sebenarnya menyisipkan waktu berkudap sebelum menyantap makanan utama bertujuan untuk mengontrol nafsu makan kita. Agar saat menyantap makanan utama tidak berlebihan.

Jika menyantap makanan secara berlebihan, kerja usus kita akan berat. Selain itu, kebiasaan tersebut tidak baik bagi kesehatan kita.

Jadi apa sih cemilan atau kudapan yang baik untuk kita?

Kembali lagi pada syarat kudapan sehat adalah kudapan yang padat gizi, mengandung serat, protein, vitamin dan mineral dengan kalori yang terkontrol. Sedangkan untuk kudapan yang kurang sehat biasanya mengandung  kalori tinggi, mengandung lemak, garam serta gula tambahan.

Dibawah ini adalah beberapa kudapan sehat yang dapat dan baik kita konsumsi :

1.  Salad buah atau salad sayuran

2. Roti gandum

Gandum kaya akan peotein, serat,  dan zat anti oksidan yang dapat menyehatkan saluran pencernaan serta menurunkan resiko diabetes dan penyakit jantung.

3. Kudapan yang terbuat dari biji-bijian atau kacang-kacangan sangat baik bagi untuk meningkatkan nutrisi tubuh dan mencegah lapar.

Oat memiliki kandungan enzim nabati dan vitamin B kompleks yang bermanfaat menurunkan kolesterol dan menyetabilkan gula darah.

Quinoa adalah jenis buji-bijian yang kaya kalsium, vitamin B, vitamin E serta bebas kolesterol.

Jika sempat, kita dapat membuat suatu jurnal atau catatan semacam food diary atau jurnal asupan. Dengan memperhatikan food journal, kita dapat mudah menghitung berapa kalori yang telah kita konsumsi dan apakah berlebih atau tidak. Dengan menghitung kalori yang masuk, kita juga dapat menghindari obesitas

Mulai tertarik untuk membuat food journal untuk memghitung jumlah kalori harian kita? Yuk laksanakan.

 

Selamat malam

 

Sumber gambar : Google

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *