Jika mau belajar menulis, jauhi sikap ini

Jika mau belajar menulis, jauhi sikap ini

Selamat malam sahabatku.

Kali ini saya hendak berbagi cerita, tentang beberapa sikap yang harus dijauhkan dari kebiasaan kita, yang mengaku ingin belajar menulis.

Penasaran, apa sih sebenarnya benalu yang kadang melekat dan tidak kita sadari kehadirannya ?

Beberapa di antaranya adalah :

1. Sikap yang terbiasa selalu terburu-buru, tidak sabar dalam segala hal, dan bahkan suka bersikap ceroboh.

Dalam menulis itu dibutuhkan kesabaran yang luar biasa. Membuat out line dan menciptakan naskah tulisan yang menarik bukanlah hal yang mudah.

Menulis pun membutuhkan riset, agar hasil tulisan akurat dan tajam. Riset dilakukan untuk memenuhi tujuan khusus dari penulisan naskah itu sendiri.

2. Sikap ingin berhasil dengan cara yang instan, ingin lekas populer, dan terkenal, tapi selalu mengeluh dalam segala hal.

Banyak orang yang ingin berhasil dengan cepat, tanpa menikmati proses belajar itu sendiri.

Sebenarnya sesuatu yang dimasak dengan instan, hasilnya belum tentu mendekati sempurna.

3. Sikap ikut-ikutan.

Sikap ini patut dihindari karena apapun yang bertajuk ikut-ikutan, akan mengalami kebuntuan dalam motivasi.

Arus sekitar yang akan menggerakkan, dilain waktu kita akan stagnan bahkan hanya berjalan di tempat.

4. Tidak memiliki skala prioritas.

Berhubungan dengan ” ikut-ikutan”, seseorang tidak akan memiliki fokus dalam mengerjakan sesuatu. Padahal dalam suatu hal tujuan dan fokus menjadi hal yang terpenting.

Lantas bagaimanakah sebaiknya ?

Boleh saja untuk beberapa waktu mengikuti tren atau arus, namun harus diberi tenggat waktu yang jelas, agar kita dapat fokus dengan tujuan yang harus segera kita putuskan.

Berjalanlah perlahan namun pasti dalam satu fokus dan tujuan, yaitu beribadah dan berhasil menjalani proses belajar itu sendiri.

Dengan bertujuan ibadah, semua ikhtiar kita untuk mendapatkan yang terbaik InsyaAllah akan dimudahkan.

Imbangi segala ikhtiar dengan melangitkan doa terbaik, agar mendapatkan ridhonya.

Demikian, semoga bermanfaat.

Salam sayang,

Erlina

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *