Wanita dan Me Timenya

Wanita dan Me Timenya

 

Wanita dan Me Timenya

Sebagai wanita multi talenta, kita memiliki banyak peran. Sebagai ibu dari anak-anak, sebagai istri dari suami tercinta, sebagai anak perempuan yang berbakti pada orang tua, dan mungkin diantara kita ada juga yang sebagai wanita, yang turut bekerja untuk membantu menambah penghasilan keluarga.

Tuh kan, luar biasa ya predikat kita tersebut. So dapat dibayangkan berapa banyak hal yang harus dan akhirnya dapat kita lakukan untuk masing-masing peran tersebut. Peran yang memiliki masing-masing tanggung jawab.

Beberapa peran tersebut diantaranya sebagai berikut :

Peran sebagai ibu dari anak-anak, diantaranya bertanggung-jawab pada hal :
1. Merawat anak
2. Menjaga harta dan merawat suami
3. Menata dan menjadi manager dalam rumah
4. Masih banyak lagi.

Peran sebagai anak perempuan, yang masih harus berbakti kepada orang-tuanya.
1. Merawat dan menyayangi orang tua, semampunya
2. Menjaga orang tua
3. Menyenangkan dan berbuat baik pada orang tuanya maupun orang tua suami.
4. Masih banyak lagi yang lainnya.

Peran sebagai wanita bekerja :
1. Memenuhi dedlen tugas dan tanggung jawab pekerjaan
2. Bertanggung jawab menjaga nama baik perusahaan.

Diatas adalah sekilas gambaran yang biasa dikerjakan para wanita yang memiliki peran multi talenta. Bisakah kita ketahui seberapa tinggi tingkat stres pada wanita. Akhirnya kita dapat memperkirakan bagaimana cara untuk memghilangkan sebagian stres para wanita, lewat Me Timenya.

Jadi me time adalah waktu senggang yang harus dimiliki oleh kita para wanita untuk melakukan suatu hal yang menyenangkan, untuk melepas lelah sejenak, setelah melakukan aktivitas yang melelahkan.

Jadi seberapa pentingnya sih me time itu?

Kembali lagi pada peran wanita, jika dijabarkan lebih detail lagi, makin banyak hal yang kadang membuat kita tidak sendiri tak terperangah tak percaya, jika kita bisa melakukan banyak hal di saat yang bersamaan. Jadi bisa dibayangkan, bagaimana stresnya kita jika tidak diselingi dengan kegiatan yang menyenangkan.

Saya pun demikian. Dahulu sempat juga bekerja untuk aktualisasi diri selama hampir 16 tahun. Menaklukkan dunia kerja, merintis karir dari staf biasa hingga mencapai level asisten manager. Hingga pada suatu titik, tepat di tahun ke 17, saya memutuskan untuk berhenti bekerja di luar rumah.

Kalau zaman masih kerja kantoran, me timenya bisa setiap saat. Iya, kantorku dulu di kepung sama 5 mall. Senayan Trade Center, Plaza Senayan, Senayan City, FX Mall dan Pacific Place. Pas jam istirahat siang, pasti saya bersama teman saya mengunjungi salah satunya. Sekedar makan siang atau belanja susu dan popok bayi karena dahulu masih punya bayi dan balita. Makan siang sambil berbincang ini itu dengan sahabat, rasanya menyenangkan. Membuat semangat untuk melanjutkanĀ  aktivitas di meja kerja lagi. Me time yang seru lainnya ya shopping, khas perempuan ya. Terlebih saat ada sale, pasti saya incar barang-barang yang saya butuhkan. Yang saya cari saat sale biasanya pakaian anak, sepatu dan sandal anak, tas sekolah anak, jam tangan, tas, dan sepatu untuk saya. Kalau sedang sale, harganya lumayan hemat untuk barang-barang yang saya anggap baik dan berkualitas.

Kalau sekarang, me time saya masih sama. Namun saya bisa me time lebih variatif. Me time saya saat ini biasanya :

1. Baca buku sambil leyeh-leyeh.
Saat melakukan ini, saya merasa senang bukan kepalang. Jarang-jarang saya bisa santai. Namun saya akali, setiap hari saya harus ambil waktu khusus untuk membaca buku. Kadang sejam atau malah hanya bisa setengah jam.

2. Mandi pakai sabun wangi Moringa favorit saya.
Nah, kegiatan ini saya paling senang.Bisa mencium aroma wangi Moringa di bawah shower itu rasanya sejuk dan menenangkan sekali.

3. Belanja buku di Gramedia big sale.
Me time yang satu ini, untungnya kita sekeluarga kompakan suka belanja buku. Jadi cucok miong dengan kesukaan saya deh.

4. Berjumpa dengan teman-teman penulis dan komunitas.
Bisa berjumpa dan berkumpul bersama merwka iti sungguh menyenangkan. Manfaat lainnya dari acara ini adalah silaturahmi dan recharge energi agar tambah semangat dalam menulis.

5. Bobok siang
Saya setiap hari harus menyempatkan untuk bobok siang minimal satu jam. Dengan bobok siang, energi kita akan on lagi, siap bertempur kembali.

Jadi kesimpulannya adalah me time itu sungguh penting dan bermanfaat untuk kita
Sayangilah diri kita, agar panah penunjuk kegilaan yang kita miliki tetap pada garis normal.

Kamu me time apa hari ini?

Note :
Tulisan ini diikutsertakan dalam blog challange Indscript Writing ‘Perempuan Menulis Bahagia’

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *